Home Bisnis BAKTI-KOMINFO RI Melaksanakan Program DIGITALISASI NEGERI Pertama di Bandung.

BAKTI-KOMINFO RI Melaksanakan Program DIGITALISASI NEGERI Pertama di Bandung.

0
SHARE
Bapak Yana Mulyana, Wakil Walikota Bandung Memukul Gong Pertanda Dimulainya Program Digitalisasi Negeri Secara Resmi, Hotel Horison Ultima Bandung.

REPORT INDONESIA, BANDUNG. Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO RI) menggelar program road show DIGITALISASI NEGERI 2021, Pelatihan Peningkatan Sumber Daya Manusia Menuju Produk UMKM GO Digital 2021.

Pemberian Plakat Digitalisasi Negeri 2021. Dari Bobby Ciputra (Ketua Pelaksana) kepada Yana Mulyana (Wakil Walikota Bandung).

Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Bandung selama dua hari. Pada hari Jumat sampai Sabtu 29-30 Januari 2021, yang diikuti oleh 30 peserta pelaku UMKM yang berasal dari Jawa Barat dan lebih dari 150 peserta pelaku UMKM melalui Zoom Meeting secara virtual online.

Tim Dokter sedang melakukan Swab Test Antigen kepada panitia dan peserta Digitalisasi Negeri 2021.

Pelaksanaan rangkaian kegiatan Digitalisasi Negeri ini juga melalui aturan Protokol Kesehatan secara ketat. Dimulai dari Test Swab Antigen kepada seluruh peserta yang hadir, panitia sampai Narasumber.

Panitia selalu mengecek suhu tubuh peserta Digitalisasi Negeri menggunakan Thermogun sebelum pemberian materi dimulai selama dua hari. (Panitia dan Peserta wajib memakai masker selama kegiatan berlangsung)

Bapak Yana Mulyana, Wakil Walikota Bandung membuka kegiatan Digitalisasi Negeri dengan simbol memukul Gong sebanyak 3 kali, pertanda dimulainya acara secara resmi.

“Saya sangat bangga, karena Bandung adalah kota pertama yang terpilih dalam road show program Digitalisasi Negeri.” Apresiasi Yana.

Wakil Walikota Bandung, Bapak Yana Mulyana sedang memberikan sambutan di acara Digitalisasi Negeri, Pelatihan Peningkatan SDM Produk UMKM Go Digital 2021. Hotel Horison Ultima Bandung.

Yana berharap, para pelaku UMKM bisa lebih kreatif, inovatif, sekaligus bisa memperluas pangsa pasarnya, sehingga para pelaku UMKM bisa meningkatkan pendapatannya. “Yang dibutuhkan UMKM hari ini bukan urusan modal tapi urusan pemasaran.” Pungkas Yana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here