Home Report Luar biasa, Kesehatan Ibu dan Anak Jadi Prioritas Utama Desa Mata Air

Luar biasa, Kesehatan Ibu dan Anak Jadi Prioritas Utama Desa Mata Air

69
0
SHARE

REPORT INDONESIA. KUPANG. Merupakan suatu hal yang luar biasa, dimana Desa Mata Air yang merupakan salah satu desa di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadikan aspek Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai prioritas dan program unggulannya.

Visi dan Misi Desa Mata Air. Foto : Nataniel Pekaata

Kepala Desa Mata Air Benyamin Kanuk, S.Pd saat ditemui Report Indonesia di sela-sela kegiatan pemasangan alat kontrasepsi bagi ibu-ibu rumah tangga yang berlangsung di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Mata Air, Senin (20/05/2019) mengatakan strategi yang ditempuh Desa Mata Air dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak (KIA) yakni menjadikan aspek Kesehatan Ibu dan Anak menjadi program unggulan di Desa Mata Air yakni untuk enam tahun kedepan.

Kepala Desa Mata Air Benyamin Kanuk, S.Pd. Foto : Nataniel Pekaata

“Prioritas Kesehatan ibu dan anak itu menggunakan dana desa, dan hal ini masuk pada point pertama program Desa Mata Air, yang dimana hal ini sudah dimulai dengan pemberian insensitiv bagi kader Posyandu dan juga memberikan pembekalan kepada para Kader-Kader Posyandu menggunakan Dana Desa”, ungkap Benyamin.

Lanjutnya, selain para kader Posyandu aktif memberikan sosialisasi di Posyandu nya masing-masing terkait kesehatan ibu dan anak, ada juga kunjungan ke rumah-rumah yang dilakukan oleh PLKB, Petugas Pustu serta Kader Posyandu ke rumah masing-masing masyarakat. Hal ini dilakukan agar kesehatan ibu dan anak-anak yang ada di Desa Mata Air dapat terdeteksi setiap bulannya.

“Dengan menerapkan langkah ini kualitas kesehatan serta faktor gizi ibu dan anak yang ada di Desa Mata Air terus mengalami kenaikan grafik yang baik, dan juga terbukti pada Posyandu-Posyandu di Desa Mata Air tidak ada gizi buruk apalagi sampai stunting”, ujar Benyamin.

Desa mata air adalah salah satu desa yang diprogramkan sebagai Kampung KB dan kebetulan dalam hal ini Desa Mata Air terpilih sebagai Kampung Keluarga Berencana contoh di tingkat Kabupaten Kupang, tandasnya.

Benyamin menerangkan jumlah Posyandu yang ada di Desa Mata Air saat ini yakni 7 Posyandu untuk ibu dan balita, 2 Posyandu untuk Lanjut Usia (Lansia) dan 1 Posyandu untuk Disabilitas, sehingga semua masyarakat di Desa Mata Air mendapatkan deteksi kesehatan nya secara rutin.

“Dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat yang merupakan program prioritas Desa Mata Air, untuk itu pengadaan alat kesehatan, Bidan magang di Pustu, serta tenaga-tenaga Posyandu dan juga tenaga khusus yang digunakan untuk mendata kesehatan masyarakat itu semuanya menggunakan dana desa”, ungkapnya.

Sementara itu saat ditanyakan terkait kegiatan pemasangan alat kontrasepsi bagi ibu-ibu rumah tangga, Kepala Desa Mata Air Benyamin Kanuk menjelaskan bahwa Tujuan dari kegiatan pemasangan alat kontrasespsi secara massal adalah demi peningkatan kualitas kesehatan ibu-ibu rumah tangga yang dimana secara notabene masih produktif dan kegiatan pemasangan alat kontrasepsi ini baru pertama kali dilakukan karena sebelumnya seksi Reproduksi Kampung KB Desa Mata Air belum mendapatkan pembekalan, tetapi setelah seksi reproduksi mendapatkan pembekalan kegiatan ini secara otomotais diselenggarakan demi kesehatan ibu-ibu rumah tangga khususnya yang ada di Desa Mata Air.

“Dalam pelaksanaan kegiatan pemasangan alat reproduksi ini pihak Desa Mata Air berkoordinasi dengan Bapak Camat Kupang Tengah agar kegiatan pemasangan alat reproduksi seperti ini dapat dilakukan rutin setiap bulannya, dan dalam pelaksaan nya itu juga tergantung dari kesiapan aseptor yang melakukan pelayanan”, kata Benyamin.

Selain itu tujuan lain dari kegiatan ini adalah untuk membuat jarak yang cukup bagi anak-anak yang ada dalam sebuah rumah tangga agar pada akhirnya setiap anak dalam sebuah rumah tangga dapat memperoleh hak pendidikan serta kualitas kesehatan yang baik, jelasnya.

Ditempat yang sama Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Kupang Tengah, Rafael Lapudooh, SH mengatakan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang ini merupakan salah satu prioritas utama yang harus dikerjakan, karena jumlah penduduk Desa Mata Air yang kurang lebih berjumlah 5.230 an orang ini dan pasangan usia subur yang mencapai 800 pasangan usia subur.

Koordinator Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Kecamatan Kupang Tengah, Rafael Lapudooh, SH saat memantau langsung kegiatan pemasangan alat kontrasepsi di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Mata Air, Senin (20/05/2019). Foto : Nataniel Pekaata

“Selain itu pemasangan alat kontrasepsi menjadi prioritas di Desa Mata Air karena cakupan persentase peserta Keluarga Berencana (KB) yang masih rendah di Desa Mata Air dan Desa Mata Air juga tergolong sebagai desa dengan kategori desa semi perkotaan, sehingga kami prioritas kan kegiatan seperti ini dapat berjalan terus secara rutin kedepannya”, ungkap Rafael.

Ibu-ibu rumah tangga yang merupakan peserta yang mengikuti pemasangan alat kontrasespi ini mendapatkan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi jangka panjang dengan kurun waktu masa berlakunya alat kontrasepsi nya mencapai 3 tahun, jelasnya.

“Alat Kontrasepsi yang diberikan kepada ibu-ibu di Desa Mata Air ini dikenakan dibagian lengan bagian dalam, dan jumlah tenaga kesehatan yang dikerahkan dalam kegiatan ini berjumlah 2 orang bidan”, kata Rafael.

Diharapkan lewat kegiatan ini dapat terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan Program Keluarga Berencana yang telah dicanangkan oleh Pemerintah serta meningkatkan pula kualitas kesehatan ibu-ibu yang ada di Desa Mata Air, pungkas nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here