Home Profile Dr. Kurtubi Mendukung Kalbar Sebagai Lokasi PLTN Pertama Di Indonesia

Dr. Kurtubi Mendukung Kalbar Sebagai Lokasi PLTN Pertama Di Indonesia

173
0
SHARE

Jakarta, REPORT INDONESIA –  Sebagai anggota DPR RI Komisi VII dari Fraksi Nasdem sekaligus sebagai Ketua Kaukus Nuklir Parlemen, saya menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Seminar International tentang Teknologi Nuklir dibidang energi, kedokteran, pertanian dan lingkungan hidup. Seminar ini diselenggarakan oleh BATAN dan Staf Ahli Kementerian Riset  Dikti di Kampus Universitas Tanjungpura Pontianak. Simposium International ini dihadiri oleh para Ahli Nuklir dari  luar negeri termasuk Ahli Nuklir dari China, Konsultan Ahli PLTN dari IAEA Austria Dr. Muhammad Hadid Subki, yang kelahiran Indonesia,  Ahli-ahli dari BATAN, BAPPETEN, Dirjen Kelistrikan dan dari kalangan Perguruan Tinggi di tanah air. Para Ahli Nuklir berbicara tentang berbagai aspek dari PLTN termasuk teknologi dan sistem pengamanan PLTN, Kerjasama antar negara (G to G) dalam membangun PLTN – PLTN dengan kapasitas besar dan kecil seperti SMR dan lain-lain.  Saya memaparkan bahwa teknologi Nuklir yang terus berkembang dengan tingkat keamanan yang semakin maju sehingga kita tidak perlu takut yang berlebihan pada PLTN, serta dengan biaya yang semakin kompetitif dengan range sekitar US$0.04 – 0.09 per kwh.  Untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di tanah air dengan energi yang bersih sesuai dengan Paris Agreement yang sudah diratifikasi oleh DPR RI menjadi UU. Maka PLTN sangat tepat untuk segera dibangun. Perlunya Pemerintah (Kementrian ESDM) untuk segera membuat  Road-Map yang jelas sesuai dengan amanah UU dan Peraturan Pemerintah tentang Kebijakan Energi Nasional yang memerintahkan kepada Pemerintah untuk membuat Road Map Rencana PLTN di tanah air. PLTN kita perlukan guna mendukung proses industrialisasi sebagai syarat untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dengan energi yang bersih dan stabil. Sebab semua industri dan pabrik membutuhkan listrik yang stabil 24 jam. Untuk itu kita harapkan PLTN segera dibangun selain sudah sangat aman karena  Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nuklir yang terus berkembang, juga biayanya sudah semakin kompetitif dibanding  dengan listrik dari batubara yang selama ini dianggap sebagai sumber listrik yang paling murah. Meski sebenarnya biaya listrik dari batubara masih belum memperhitungkan biaya eksternalitas yang ditimbulkannya karena adanya produk ikutan yang berupa debu, CO2 dan bahkan merkuri yang mengotori udara   dan mencemari  lingkungan. Kalimantan Barat dinilai sangat memenuhi syarat sebagai lokasi PLTN selain karena merupakan daerah dengan tanpa gempa juga adanya potensi kebutuhan listrik yang besar. PLTN di Kalbar dibutuhkan untuk mendukung industrialisasi berbasis tambang bauksit/alumina dengan industri hilir ikutannya. Sebagai anggota DPP RI sekaligus sebagai Ketua Kaukus Nuklir Parlemen, saya mendukung PLTN segera dibangun di Kalbar untuk mendukung lahirnya Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru.  Saya menghimbau kepada Pemerintah untuk  segera mencanakan secara tepat, cepat dan terpadu dengan berbagai instansi/stakeholders terkait.

Penulis : Dr. Kurtubi, Anggota Komisi VII DPR RI Partai Nasdem Dan Ketua Kaukus Nuklir Parlemen.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here